Ramalan itu Terealisasi! Mesut Özil, The Second Coming


Seri Model Finansial Arsenal Bagian Ketiga

image

Di dalam tulisan saya sebelumnya, Model Finansial Arsenal bagian pertama dan kedua, ada prediksi bahwa Arsenal akan belanja besar di awal musim 2014. Dalam dua tulisan tersebut dijelaskan mengapa Arsenal mesti “irit” sejak pembangunan stadion baru, Emirates Stadium, dan mengapa awal musim 2014 adalah masa berakhirnya paceklik pembelian pemain besar. Masa belanja besar itu ternyata dimulai satu tahun lebih awal dari skenario, dengan dibelinya Mesut Özil dari Real Madrid di deadline transfer window musim ini. Sebuah transfer yang tidak hanya memecahkan rekor Arsenal sebelumnya namun juga menjadi rekor pembelian pemain termahal kedua (£42.5M) di Premier League, setelah transfer Torres (£50M) dari Liverpool ke Chelsea.

Rahasia Sukses Arsenal Membeli Özil

Mengapa Arsenal bisa membeli Özil sedangkan klub kaya EPL lainnya tidak? Ada beberapa jawaban yang berkontribusi terhadap suksesnya pembelian terbaik transfer window ini, antara lain:

1. Punya cadangan dana cash yang melebihi seluruh klub EPL (hasil tabungan 8 tahun).

2. Kesabaran dalam menunggu timing transfer yang tepat.

Saat City sudah menghabiskan budgetnya untuk membeli pemain dari klub-klub kelas dua, dan Chelsea menutup pembelanjaannya dengan membajak Willian dari Sp*rs, Arsenal belum menyentuh pundi-pundinya. Hanya MU klub EPL yang masih mungkin membajak Özil di saat-saat terakhir namun gerak MU terlambat dan ada faktor lain yang membuat Arsenal akan selalu lebih unggul dari MU di kasus ini. Kesabaran dalam menanti pemain yang benar-benar top ini akhirnya berbuah manis. Özil adalah pemain yang lebih baik daripada semua nama pemain penyerang target Arsenal yang beredar di media. Mulai dari Higuain, Jovetic, Rooney, Suarez, Di Maria dan terakhir Draxler. Pepatah Save the best for last benar-benar dijalankan Arsenal. Sebuah keputusan yang beresiko tinggi namun bila sukses, seperti dalam kasus ini, akan sangat memuaskan.

3. Manager yang dihormati pemain top dunia dan bisa berbahasa Jerman.

Özil mengatakan cukup satu pembicaraan lewat telepon untuk meyakinkan dirinya bahwa Wenger adalah manager yang tepat untuk mengembangkan dirinya ke level yang lebih tinggi. Sebuah keputusan yang tidak mudah mengingat di usianya yang hampir 25 tahun ini, ia mengambil keputusan di klub mana ia akan mencapai puncak permainannya. Kepercayaannya pada Wenger tentunya berdasarkan pada reputasi Wenger sebagai pencipta bintang dan pembicaraan dalam bahasa ibunya sedikit banyak berpengaruh dalam menumbuhkan kepercayaan itu. Bayangkan kalau Özil harus berkomunikasi dengan Moyes (dengan aksen Scouser-nya) lewat translator di telepon. Mungkin ia akan lebih memilih bercakap-cakap dengan Siri daripada menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mengerti rencana Moyes menduetkannya dengan pemain basket berambut jadul di lini tengah.

4. Blunder dari Sp*rs.

Penjualan Bale ke Madrid memungkinkan transfer ini terjadi. Hampir tidak pernah terjadi dalam sejarah klub sebesar Madrid, penjualan salah satu pemain terbaik di usia puncak. Hal ini hanya dimungkinkan karena mereka membeli superstar termahal dalam sejarah sepakbola modern. Untuk me-recoup sebagian dari pengeluaran itu, Madrid harus menjual pemainnya. Ancelotti memilih mempertahankan Di Maria daripada Özil dan Arsenal yang memiliki kontak yang dekat dengan Madrid, punya opsi untuk mendapatkan salah satu di antara dua. Upaya Sp*rs untuk menggagalkan transfer ini bernasib sama dengan upaya mereka mengalahkan Arsenal dengan pembelian £100 juta-nya. Bahkan panggilan telepon di saat-saat terakhir dari Levy untuk menggagalkan transfer Özil ke Arsenal diabaikan Perez. Strategic partnership antara Sp*rs dan Madrid ternyata hanya menguntungkan Arsenal. Alih-alih mimpi finish di atas Arsenal, penjualan Bale malah membantu Arsenal menjadi penantang serius juara liga musim ini. Ironis. Forever in our shadow.

Dampak Transfer Özil

Bila Bergkamp yang pertama kali mengenalkan fans Arsenal pada mukjizat sehingga membuat kita yakin kalau Tuhan itu ada, maka Özil adalah kedatangan kedua, the second coming. Setelah menunggu dan menunggu sekian lama sejak mukjizat pertama, saat yang dinanti akhirnya tiba. Özil akan mengubah Walcott menjadi Henry lewat assist-assistnya. Ia juga akan mengangkat level permainan skuad Arsenal secara keseluruhan. Playmaker terbaik di generasinya akan menjadi solusi problem kreativitas Arsenal musim lalu. Bayangkan Cazorla, Özil dan Ramsey/Wilshere memporak-porandakan lini pertahanan lawan. Dan karena Özil sang top assister seluruh Eropa ini nyaman bermain di kotak penalti lawan, hal yang tidak dimiliki pemain tengah Arsenal musim lalu, jumlah gol Arsenal bisa bertambah 15-20 gol dari musim lalu. Salah satu prasyarat untuk menjadi juara liga.

Di luar lapangan bola, transfer Özil ini mengubah persepsi terhadap klub bola ini. Bila Arsenal sebelumnya dianggap tidak berambisi, hanya mencari untung, tidak berani membeli pemain mahal, maka sekarang persepsi ini berubah total. Walaupun sesungguhnya langkah ini sudah menjadi bagian dari strategi jangka panjang Arsenal (lihat artikel Model Finansial Arsenal), pembelian Özil mempermudah publik dan fans Arsenal untuk percaya kalau Arsenal memang punya strategi jangka panjang untuk menjadi klub sukses secara finansial dan prestasi lapangan. Wenger mengatakan ia hanya akan membeli top top quality player, dan hal itu ia buktikan. Tidak ada pemain yang lebih baik dari Özil di transfer window EPL musim ini. Pembelian Özil menjadi benchmark transfer Arsenal berikutnya. Pembelian pemain berikutnya dengan harga kisaran £30-40 juta sekarang tidak lagi menjadi hal yang tidak tercapai bagi Arsenal. Arsenal sekarang beroperasi di wilayah klub bola seperti Bayern Muenchen, government clubs (duo La Liga) dan sugar daddy clubs soal pembelian pemain. Siapa yang berikutnya kita harapkan bergabung? Reus, Gundogan, Draxler menjadi nama-nama yang realistis, bukan lagi mimpi di siang bolong. Pembelian Özil menjadi daya tarik pemain-pemain top di luar Arsenal untuk bergabung, sebagaimana Bergkamp dulu menarik pemain seperti Overmars, Vieira, Petit, Henry, dan lainnya untuk bergabung. Selain daya tarik Arsene Wenger tentunya.
Boleh disimpulkan, pembelian Özil meletakkan kembali Arsenal di jajaran klub elit dan kaya dunia. First tier club yang belanja dari klub first tier juga. Wenger tentu akan terus mencari pemain muda dan bargain buy seperti Sanogo, Flamini, Viviano, namun ia juga tidak akan ragu membayar super mahal untuk pemain luar biasa seperti Özil.

image

Skuad Terkuat Arsenal

Ada pengamatan menarik dari Flamini di wawancara terbarunya di Arsenal.com soal skuad musim ini. Menurutnya banyak persamaan antara skuad musim ini dengan skuad musim 2007/2008, yaitu rasa kebersamaan yang kuat. Masih kita ingat di musim itu pertemanan antara Flamini-Fabregas-Rosicky-Hleb sangat erat di dalam dan luar lapangan. Musim itu Arsenal memimpin klasemen dengan meyakinkan sampai bulan Februari. Permainan terbaik Arsenal sejak pindah ke stadion baru diperagakan mereka. One touch football, lini tengah yang mendominasi dan saling memback-up satu sama lain adalah ciri khas skuad musim itu. Hanya patah kakinya Eduardo yang bisa menghentikan langkah Arsenal saat itu. Shock mendera seluruh pemain dan Wenger gagal mengembalikan fokus ditambah perilaku moody sang kapten Gallas menurunkan Arsenal ke posisi ketiga.

Musim ini, semangat kebersamaan sangat kuat dan terasa di pre-season tour. Pemain egois telah keluar dari tim. Sisanya adalah pekerja keras yang siap memback-up satu sama lain. Ada kemungkinan besar performa di musim 2007/2008 bisa terulang kembali minus shock di penghujung musim. Semenjak Eduardo, sudah ada tiga pemain Arsenal yang mengalami cedera parah, jadi ini sudah bukan hal baru lagi. Selain itu kematangan pemain Arsenal musim ini jauh lebih baik daripada 5 tahun lalu. Dengan tambahan Özil dan Flamini, skuad Arsenal musim ini bisa berpotensi menjadi yang terkuat semenjak pindah dari Highbury. Kebersamaan antar pemain (baca: Victoria Concordia Crescit) dan cedera pemain menjadi kunci keberhasilan. Apabila Arsenal mampu mengembalikan pemain yang cedera lebih cepat ke full training dan menjaga tidak ada lagi cedera parah lanjutan, musim ini akan ada banyak kejutan yang bagus untuk Gooners. Walaupun tentunya akan sangat sulit mengalahkan kejutan pembelian Özil ini. Belum ada yang namanya third coming di kitab suci manapun.

16 thoughts on “Ramalan itu Terealisasi! Mesut Özil, The Second Coming

  1. In Arsene we Trust!!!!!
    Jangan pada terprovokasi klo ada yg blg Wengerout….nah nyatanya skrg ozil ke Arsenal..klub lain pasti memperhitungkan kekuatan Arsenal skrg!!!

  2. hahaha, delusional gooners wankers!!!

    cuma hanya karena pembelian ozil doang, gak bakal buat arsenal jadi tim kompetitif melawan United, city.. gak ingat apa selain ozil dan cazorla, arsenal gak punya pemaen hebat lain di tiap lini, oke ozil pemaen hebat yg bakal buat lini serang arsenal bagus, tapi di stok penyerang arsenal cuma ada giroud yg cuma penyerang average dan lini belakang arsenal yg gak lebih bagus dibanding liverpool..
    oh iya lupa, kiper arsenal juga masih Sceznhy….

    • lini belakang arsenal yg gak lebih bagus dibanding liverpool?

      musim lalu Arsenal menjadi tim kedua yang paling jarang kebobolan di premier league. siapa yang sebenarnya delusional?

    • Mas pengamat ini bisa aja kalau komen. Sampai 4 laga di EPL saat ini Arsenal punya produktivitas gol paling tinggi (8 gol. Sama seperti City, tapi peringkat City di bawah Arsenal). Kalau bukan karena kerjasama yang baik antara lini perlini, gimana bisa bikin produktivitas gol yang banyak? Dan kata siapa cuma Mezut dan Santiago yang bagus? Aaron gimana? Theo? Jack? Thomas?

      Masalah penjaga gawang emang masih PR buat Arsene, tapi mas pengamat tenang aja. Diawal laga doang dia grogi, namanya juga pertandingan perdana. Setelah itu mainnya stabil.

      Nah mas pengamat sekarang lebih baik minum kopi dan nonton EPL dengan tenang tiap weekend. Ngga usah ngurusin fans klub lain. #VCC

    • Iya deh… Sturridge > Giroud (pemain average yang sekarang topscorer di EPL) dan Kolo Toure > Koscielny kan?
      Oh iya Liverpool sekarang mimpin klasemen ya? Selamat deh. Semoga masih bisa bertahan sampai pertengahan musim ya di atas sana.🙂

  3. bukan menentang, hanya saja pembelian ozil kurang efektif untuk mengisi lini tengah arsenal yang sudah terbilang cukup, sehingga kedatangan ozil akan menambah daftar pemain cadangan arsenal

  4. Untuk bisa jadi penantang gelar tahun ini, butuh lebih dari “cukup” untuk kualitas pemain.
    Kenapa emang kalo Arsenal punya banyak pemain cadangan hebat2..
    Bayern yg juara champions, punya pemain cadangan sekelas Martinez dan goetze.🙂

  5. Pingback: Ketika Sang Creator Menemukan Putra-Nya (Pengakuan Dennis Bergkamp) | mind over matter

  6. Pingback: Model Finansial Arsenal dan Mengapa Fans Perlu Memahaminya | mind over matter

  7. Pingback: Tentang Rumor Transfer dan Piala Dunia (2) | Jalan Arsenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s